AKU MELIHAT TERANG

Yohanes 1:10-18

Belum ada komentar 38 Views

Di dalam bacaan Injil minggu ini, terdapat dua ayat yang menjadi menarik jika dibaca secara bersama, yaitu ayat 14 dan 18. Ayat 14 menampilkan inti inkarnasi, yaitu bahwa Sang Firman menjadi manusia. Karena inkarnasi ini, kita memperoleh rahmat untuk menikmati keberdiaman-Nya di antara kita dan karena itu kita dapat melihat kemuliaan Allah melalui-Nya. Singkatnya, ayat 14 ini menunjukkan karya Allah di dalam Sang Firman, yang adalah Anak Tunggal Bapa, untuk menyahabati kita. Sementara itu, ayat 18 menampilkan relasi karib Sang Firman atau Sang Anak dengan Sang Bapa. Persahabatan ilahi yang kekal itu digambarkan dengan sangat indah, yaitu bahwa Ia adalah Anak Tunggal Allah yang duduk di pangkuan Sang Bapa. Kekariban kedua pribadi ilahi ini berlangsung di dalam kekekalan. Karena itu, kita tak mungkin melihat kemuliaan Sang Bapa; hanya Sang Anak atau Sang Firman yang melihat dan berbagi kemuliaan ilahi tersebut.

Indah sekali bukan. Di dalam, kedua ayat ini, kata “melihat” sama-sama muncul. Kata “Anak Tunggal” juga muncul. Tampaknya, memang, penulis Injil Yohanes ingin menampilkan kedua ayat ini secara paralel, yang kemudian berujung pada sebuah kesaksian, bahwa Sang Firman atau Sang Anak adalah Ia yang paling karib dengan Sang Bapa, sekaligus Ia adalah Allah yang mengkaribkan Diri-Nya pada manusia. Di dalam Dia, Allah dan manusia berjumpa. Di dalam Dia kita menemukan Allah-Manusia. Di dalam Dia, kemuliaan Allah yang tertutup bagi ciptaan, kini tersibak dan kita diizinkan mengalaminya melalui relasi persahabatan dengan Sang Firman. Amin. (JA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...