Jangan Jadi Penyesat

Matius 18:6-9

Belum ada komentar 132 Views

Celakalah dunia dengan segala hal yang menyebabkan orang berdosa! Memang hal-hal itu harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. (Mat. 18:7)

Pada suatu pagi, seorang ibu asrama terkejut sebab ia disapa oleh seorang penghuni baru asrama dengan kalimat, “Ibu segowon!”. Kata segawon dalam bahasa Jawa artinya anjing. Menyapa ibu asrama dengan kata segawon, berarti mengumpat atau mengatainya sebagai anjing. Tampaknya mahasiswa dari Sumatra ini dengan polos meminta diajari mengucapkan “Selamat pagi!” dalam bahasa Jawa, tetapi temannya malah usil menyesatkannya.

Dalam kehidupan sehari-hari kita menjumpai penyesatan dalam berbagai bentuk. Kata menyesatkan berasal dari kata Yunani skandalizw, yang artinya menyebabkan orang lain jatuh dalam dosa. Ini berarti orang itu mengajarkan ajaran yang sesat atau salah. Tuhan Yesus memberikan teguran keras bagi mereka yang menyesatkan orang lain. Secara serius Tuhan Yesus memperingatkan agar tak seorang pun menjadi penyesat. Kita harus bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata yang kita ucapkan serta mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain. Kita seharusnya menyelamatkan orang lain dari kesesatan, bukan malah menyesatkannya.

Bapa di surga tak ingin kehilangan anak-anak-Nya. Oleh karena itu Dia memanggil kita berbalik dari dosa dan hidup dalam kebenaran. Mari mengambil kesempatan ini dengan bertobat, hidup sesuai kehendak-Nya, menjaga hati nurani kita tetap bersih dan tidak menjerumuskan orang lain ke dalam dosa. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Bapa Surgawi, bantulah kami untuk mempertanggungjawabkan kata-kata dan tindakan kami agar tidak menyesatkan orang lain. Amin.

Ayat Pendukung: Est. 8:1-17; Mzm. 140; Mat. 18:6-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...