Menghadap Hadirat Tuhan

Mazmur 24

Belum ada komentar 138 Views

“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” (Mzm. 24:3)

Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri apa yang harus kita persiapkan ketika akan beribadah kepada Tuhan, baik dalam ibadah bersama ataupun dalam doa pribadi kepada-Nya? Ada baiknya kita memperhatikan apa yang dikatakan dalam Mazmur 24 mengenai apa yang perlu dipersiapkan dalam menghadap Tuhan.

Daud melontarkan pertanyaan mengenai siapa yang boleh datang ke hadirat Tuhan (ay. 3). Kemudian ia memberikan jawabannya. Pertama, orang yang bersih tangannya, yaitu mereka yang dapat menjaga perbuatannya benar di mata Tuhan dan sesama. Kedua, orang yang murni hatinya. Pikiran, motivasi atau keinginan yang ada di dalam diri kita harus terus-menerus dibersihkan dan didisiplinkan, sehingga apa yang terpancar keluar itu baik bagi kehidupan bersama. Ketiga, orang yang tidak bersumpah palsu, yaitu mereka yang berintegritas dalam hidupnya. Ada kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Mengapa kita harus memperhatikan ketiga hal ini? Pertama, karena Tuhan adalah Allah kita dan kita adalah umat-Nya. Oleh sebab itu kita harus menjaga kelayakan diri kita di hadapan-Nya. Kedua, untuk membangun persekutuan yang hangat dengan sesama kita. Ketiga, agar hidup kita semakin layak di hadapan Tuhan dan sesama.

Ibadah adalah ungkapan iman kita kepada Tuhan. Mari siapkan diri kita sebelum menghadap Tuhan dalam ibadah, dan kemudian mempraktikkannya kepada setiap orang yang ada di sekitar kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Jangan biarkan kehidupan kita menjadi penghalang untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam ibadah dan keseharian kita.

Ayat Pendukung: Bil. 10:11-36; Mzm. 24; Luk. 1:57-80
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saksi Kebangkitan
    Lukas 24:44-53
    Kamulah saksi-saksi dari semuanya ini. (Lukas 24:48) Banyak kisah pekabaran Injil yang membuat kita terkesima. Para penginjil rela meninggalkan...
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...