CIPTAAN BARU

Galatia 6: 11-18

Belum ada komentar 56 Views

Sebab, bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. (Gal. 6:15)

Salah satu persyaratan kerja yang sering kita lihat di pengumuman lowongan pekerjaan adalah berpenampilan menarik. Kalau mau diterima harus berpenampilan menarik. Hal seperti ini terbawa dalam berbagai aspek kehidupan, orang menjadi sulit diterima jika ia terlalu apa adanya. Harus bisa memoles diri menjadi lebih menarik demi sebuah penerimaan.

Hal itu bukan tak boleh dilakukan, yang harus diingat bahwa yang terutama adalah pembaruan diri menjadi ciptaan baru. Karena tampilan lahiriah yang indah, akan jauh lebih bernilai ketika isi hati dan pikiran juga benar. Itulah sebabnya Paulus memberi peringatan yang cukup keras ketika orang mengagungkan ibadah yang lahiriah yaitu bersunat, tetapi mengabaikan aspek spiritual, pertumbuhan rohani, yaitu kedewasaan dalam iman. Bahwa yang Tuhan kehendaki tidak hanya menjalani ritus ibadah, melainkan juga menghayati ritus ibadah dalam laku hidup sehari-hari. Terus mengalami pembaruan, menjadi ciptaan yang baru.

Hidup yang bermakna, adalah hidup yang terus mengalami pembaruan. Kita memang tak sempurna, tetapi pilihlah untuk menjadi ciptaan baru. Menjadi ciptaan yang baru, belajar terus untuk memiliki hati yang jernih dan pikiran yang benar, agar kehidupan rohani kita terus bertumbuh. Kita belajar untuk bertindak dalam kebenaran serta keberanian untuk memangkas sifat buruk yang sering kali merendahkan orang lain. [Rambu Bangi Roni]

DOA:
Tuhan, bantu aku untuk dapat mengalami pembaruan diri, menjadi manusia baru seturut dengan kehendak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yeh. 31:1-12; Mzm. 52; Gal. 6:11-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...