Kita Harus Jujur!

Yohanes 18: 1-19:42

Belum ada komentar 86 Views

Setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.” Kata Pilatus kepada-Nya, “Apakah kebenaran itu ?” (Yoh.18:37c-38a)

“Segala kebenaran adalah kebenaran Allah.” Ungkapan ini benar, sebab Allah memang adalah sumber kebenaran. Namun, bagaimana menetapkan ukuran kebenaran? Hal ini yang menjadi persoalan. Ukuran masing-masing orang bisa berbeda, karena itu kebenaran dipandang relatif. Lalu, apa kebenaran itu?

Pilatus pernah mengajukan pertanyaan serupa kepada Yesus. Dalam drama panjang penangkapan Yesus yang tanpa alasan, penyangkalan Petrus, sampai Yesus diperiksa oleh Pilatus, tak ada satu bukti apa pun yang memberatkan Yesus. Yesus malah mengingatkan Pilatus bahwa setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan Aku. Sayangnya, Pilatus malah mempertanyakan apakah kebenaran itu? Pilatus tentu bukan tidak tahu. Pilatus tahu, tetapi Pilatus sedang berkelit. la mau mencuci tangan. la tidak mendapati kesalahan yang membuat Yesus harus dihukum. Tetapi Pilatus takut menyatakan kebenaran itu kepada massa. Karena itu, ia kemudian bertanya untuk menghindar dan hal itu membuat massa kian buta.

Kalau kita sudah tahu tentang kebenaran, tugas kita adalah menghidupinya. Bukan bertanya tentang apa itu kebenaran, tetapi bagaimana menghidupinya? Apalagi di era yang serba abu-abu, zaman yang memandang semua serba relatif. Kebenaran harus ditegakkan, tentu dengan cara yang manusiawi; cara yang elegan, bukan melakukan kompromi buta yang akhirnya membuat manusia menjadi permisif. Kita harus jujur! [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Untuk sampai kepada kebenaran yang sejati, maka kita membutuhkan terang hikmat Tuhan. Dengan hikmat Tuhan, kita mengetahui dan menghayati kebenaran dengan sungguh-sungguh dalam kasih.

Ayat Pendukung: Yes. 52:13-53:12; Mzm. 22; Ibr. 4:14-16; 5:7-9; Yoh. 18:1-19:42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...