BERSYUKUR dan BERGUNA

Mazmur 107:1-3, 17-22

Belum ada komentar 205 Views

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Sesungguhnya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (Mzm. 107: 1)

Tuhan memang sungguh sangat baik. Cinta-Nya dialami oleh semua orang. Bahkan, oleh seorang penjahat seperti Paulus. Kisahnya sudah sering kita dengar, baca, dikhotbahkan. Dia yang adalah seorang penjahat, diubah Tuhan menjadi pembangun jemaat. Paulus mendedikasikan hidupnya untuk Tuhan dan sesama.

Jauh sebelum Paulus, pemazmur juga melihat dan mengalami kasih Tuhan yang mengubahkan dan menyelamatkan. Orang- orang yang patut binasa, tidak dibiarkan Tuhan mati sia-sia. Mereka disentuh dan diubah Tuhan. Karena itu, pemazmur berseru: “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik.” Bersyukur tentu tidak hanya terjadi saat hidup manusia sedang baik-baik saja. Bersyukur harus dilakukan dalam segala situasi. Bersyukur membuat hati ikhlas menerima berbagai kondisi. Bersyukur akan membangkitkan harapan dan membuat hidup diliputi rasa bahagia. Apalagi ketika manusia tahu dengan pasti dan yakin sepenuhnya bahwa untuk selama-lamanya kasih setia- Nya. Pemazmur meyakini hal itu dengan sungguh.

Kita yang sudah mengalami kasih Tuhan yang mengubah dan menyelamatkan, seharusnya mampu memuji Tuhan seperti pemazmur. Bahkan, kita hendaknya menjadi seperti Paulus, yakni memberikan diri melayani sesama dan membangun kehidupan jemaat. Paulus memakai ilmu dan pengalamannya untuk bersaksi. Kita pun dapat memakai ilmu dan pengalaman kita untuk menjadi berguna bagi Tuhan dan sesama. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Kita mengalami kasih Tuhan setiap hari serta menimbulkan sukacita dan syukur yang meluap dalam hidup kita. Nyatakanlah syukur itu dengan menjadi berkat.

Ayat Pendukung: Bil. 20:22-29; Mzm. 107:1-3, 17-22; Yoh. 3:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...