Beriman dan Merasa Aman

Roma 4:1-12

Belum ada komentar 132 Views

Sebab, telah kami katakan bahwa kepada Abraham iman diperhitungkan sebagai kebenaran. (Roma 4:9b)

Mungkin ada yang beranggapan bahwa “iman” adalah gagasan yang abstrak. Mestinya sih tidak demikian. Iman adalah sesuatu yang konkret. Iman berarti percaya, dan percaya berarti juga merasa aman. Bila laki-laki dan perempuan saling percaya satu kepada yang lain, mereka akan saling merasa aman. Itu sebabnya mereka bersedia menyerahkan diri dan mengikatkan diri dalam ikatan perkawinan yang berlangsung seumur hidup. Tanpa kepercayaan sanggupkah mereka melakukan itu?

Paulus menjadikan Abraham sebagai contoh orang yang beriman kepada Allah. la memenuhi panggilan dan kehendak Allah. la memercayakan diri dan hidupnya kepada Allah. la merasa aman bersama dengan Allah. Itulah contoh hidup beriman. Hidup seperti itulah yang diperhitungkan oleh Allah sebagai kebenaran, yaitu kesediaan untuk percaya dan memercayakan diri kepada Allah.

Bagaimana kita bisa merasa aman di zaman seperti sekarang ini? Perubahan terus terjadi, persaingan semakin berat, kejahatan semakin mengerikan, berbagai penyakit belum ditemukan penyebab dan obatnya. Mungkinkah kita merasa aman? Di setiap zaman manusia pasti menghadapi tantangan yang selalu berbeda. Namun, percayalah Allah dan kuasa-Nya tak pernah berubah. Ia berkuasa di atas segalanya. Maka bersedia memercayakan diri dan hidup kepada-Nya adalah suatu tindakan iman dan akan melahirkan rasa aman. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ajarkan kami untuk semakin percaya kepada Engkau ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 16:1-6; Mzm. 22:23-31; Rm. 4:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...