PUJILAH TUHAN

Mazmur 148

Belum ada komentar 70 Views

Baiklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab Dia memberi perintah dan semuanya tercipta. (Mzm. 148:5)

Seorang yang berasal dari desa primitif diajak menginap di hotel. Dia amat kagum dengan keran air. Tinggal putar air mengalir. Keluar dari hotel dia mencopot keran itu. Dia mau bawa ke desanya supaya bisa ditempel di dinding rumahnya dan menikmati air mengalir. Orang ini sudah gagal paham tentang arti “sarana” dan “sumber”.

Pemazmur mengajak kita mengingat bahwa ciptaan harus menyembah dan memuji Sang Pencipta. Ciptaan tidak boleh disembah dan diagungkan. Siklus peredaran matahari, bulan, dan bintang memang digunakan untuk menunjukkan hari, bulan, dan tahun. Melampaui semua itu, umat harus mengarahkan hati pada Tuhan yang berkuasa di sepanjang waktu dan zaman. Samudra, cuaca, gunung, bukit, pohon buah, pohon aras, binatang-binatang, memang berguna menyokong manusia dalam membangun kehidupan dan kebudayaan. Melampaui semua itu, umat harus menghayati mereka sebagai bentuk-bentuk dari pemeliharaan Allah. Raja-raja, taruna, anak dara, orangtua, orang muda adalah elemen-elemen terwujudnya komunitas dan generasi. Namun, melampaui semua itu, Tuhanlah yang memberi hidup dan kemampuan.

Kita mesti waspada untuk tidak mempertuhankan apa yang bukan Tuhan. Waktu, sumber daya alam, benda-benda, orang-orang di sekitar kita, semua ada dalam kendali Tuhan. Jangan sampai itu semua membuat kita lupa kepada Tuhan dan mengabaikan kehendak kasih-Nya. Dialah sumber kehidupan kita. Bukan yang lain. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Tuhan, Engkaulah sumber hidupku. Terpujilah nama-Mu selamanya. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yer. 31:15-17; Mat. 2:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...