SAHABAT DUNIA

Yakobus 4:4-10

Belum ada komentar 107 Views

Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? (Yak. 4:4).

Makna “persahabatan” menunjukkan relasi yang akrab, saling terbuka, dan saling mempengaruhi. Namun, bagaimana apabila seseorang bersahabat dengan dunia? la akan membuka diri seluas-luasnya dengan nilai-nilai dunia. Nilai-nilai dunia tersebut diakrabi dan dijadikan pedoman serta inspirasi utama dalam kehidupannya.

Karakteristik nilai-nilai dunia dijiwai oleh semangat untuk menundukkan, mengalahkan, dan menguasai. la ingin berada di tempat yang teratas dengan cara merendahkan atau mengalahkan orang lain. Karena itu, tidak mengherankan orang-orang yang bersahabat dengan dunia tidak mampu menghargai orang lain. Mereka sering terlibat konflik. Memusuhi orang-orang yang tidak sependapat, seajaran, dan seagama. Mereka menghalalkan semua cara untuk mencapai tujuan. Salah satunya adalah menyebarkan fitnah (Yak. 4:11).

Umat percaya tidak bebas dari pengaruh kuasa dunia. Karena itu, kita semua membutuhkan Roh Kudus untuk menerangi kesesatan dalam batin yang terdalam. Akar dosa kesombongan dan ambisi untuk menguasai perlu dipatahkan. Kita semua membutuhkan pengudusan oleh darah Kristus. Orientasi persahabatan dengan dunia perlu diubah menjadi persahabatan dengan Allah. Sebab relasi persahabatan akan menentukan dasar, arah, dan tujuan hidup kita. Realitas dunia tidak bisa kita hindari atau elakkan. Namun, kita bisa mengkritisi, menyeleksi, memilih, dan memilah nilai-nilai dunia dalam terang firman Tuhan. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Bapa Surgawi, berilah Roh Kudus-Mu agar kami mampu mengkritisi nilai-nilai dunia yang sering memesona, tetapi menghancurkan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 23; Yes. 22:8b-14; Yak. 4:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...