Batu Yang Terpilih

1 Petrus 2:4-10

Belum ada komentar 122 Views

Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. (1Ptr. 2:4)

Batu dibutuhkan untuk fondasi rumah. Bangunan Bait Allah sebagian besar menggunakan batu. Benteng juga menggunakan batu. Berkat Yakub kepada Yusuf disebutkan bahwa Allah akan menjadi “Gunung Batu Israel” (Kej. 49:24). Kitab Mazmur berulang kali menyebut Allah sebagai Gunung Batu (Mzm. 18:47, 19:15). Maknanya Allah sebagai pelindung dan perisai.

Semesta dan seluruh aspek kehidupan digambarkan memiliki batu penjuru. Kristus selaku Sang Firman diimani sebagai “batu penjuru” di mana seluruh bangunan berdiri di atas-Nya. Karena itu, Kristus selaku batu penjuru adalah batu yang terpilih (1Ptr. 2:6). Setiap orang yang datang dan berpijak di dalam nama-Nya akan selamat. Sebaliknya, bagi setiap orang yang tidak percaya dan menolak-Nya, Kristus akan menjadi “batu sentuhan”. Mereka akan tersandung sehingga jatuh dan binasa.

Nilai-nilai dunia senantiasa berubah. Kebenarannya bersifat relatif. Bila berpijak pada nilai-nilai dunia, manusia akan mudah goyah. Sebaliknya, saat umat berpijak pada Kristus dan kebenaran- Nya mereka akan tetap tegak. Walaupun menghadapi goncangan yang dahsyat mereka akan tetap selamat. Di abad 21 seluruh umat manusia mengalami era disrupsi, yaitu perubahan yang radikal dalam semua bidang. Kita membutuhkan batu pijakan yang kokoh, yaitu Kristus. Di dalam kuasa nama-Nya, kita dimampukan untuk berdiri tegak di tengah hempasan dan arus gelombang dunia. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Tuhan Yesus, ulurkanlah tangan-Mu yang penuh kuasa untuk menggandeng kami di tengah-tengah ombak dunia yang menakutkan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 144; Yeh. 19:10-14; 1Ptr. 2:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...