Meniup Sangkakala

Yehezkiel 33:1-6

Belum ada komentar 120 Views

“Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia menyeiamatkan nyawanya’.’ (Yeh. 33:5)

Sangkakala merupakan alat musik tiup yang terbuat dari tanduk domba jantan. Bunyinya menjadi tanda peringatan atau pengumuman. Dalam ibadah Yahudi dan di medan perang, bunyi sangkakala yang terdengar dari jarak jauh sangat berguna memberi tanda. Peniup sangkakala adalah orang yang memiliki tugas penting.

Yehezkiel ditunjuk Tuhan sebagai penjaga Israel (lih. Yeh. 3:16-21) yang membunyikan sangkakala. Para penjaga biasanya akan berdiri di sebuah menara jaga atau tembok kota. Jika ada musuh yang mendekat, penjaga akan membunyikan sangkakala sebagai tanda waspada kepada prajurit dan penduduk kota. Tugas Nabi Yehezkiel adalah memberi peringatan kepada bangsa Israel untuk bertobat dari dosanya. Peringatan itu seperti sangkakala yang dibunyikan. Jika umat mendengar dan menjadi waspada, mereka akan selamat. Sebaliknya, jika umat tidak mau mendengar, mereka akan menerima akibatnya. Beda halnya jika peringatan tidak disampaikan, Yehezkiellah yang bersalah apabila terjadi sesuatu kepada umat.

Ketika Tuhan mengutus kita untuk memperingatkan orang berdosa agar bertobat, maka kita sedang mendapatkan tugas penting. Rasa sungkan, takut, atau malu bisa datang ketika kita mau menegur orang yang berdosa. Perasaan itu perlu kita atasi dengan keyakinan bahwa yang kita sampaikan adalah benar untuk kebaikan karena berasal dari Tuhan. Dengan demikian, kita dapat menyelamatkan orang tersebut, juga diri kita. [Pdt. Novita]

REFLEKSI:
Menjadi hal penting untuk menyampaikan peringatan Tuhan kepada orang lain.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:33-40; Yeh. 33:1-6; Mat. 23:29-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...