TANDA LUKA

Yohanes 20:11-20

Belum ada komentar 68 Views

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. (Yoh. 20:20).

Kristus bangkit dengan tubuh-Nya. Realitas ini menjadi dasar pengakuan iman (credo) akan kebangkitan daging. Namun, tubuh kebangkitan Kristus tidak sama dengan tubuh-Nya saat Ia belum disalibkan. Tubuh Yesus dapat menembus ruang dan waktu. Ia Mahahadir (omnipresence), sekaligus Mahatahu (omniscience). Namun, tanda luka-luka saat Ia disalibkan masih berbekas walau telah mengenakan tubuh kemuliaan.

Tanda luka Kristus itu sekaligus menjadi identitas bahwa Ia adalah Yesus, Sang Mesias dari Nazaret. Ia bukan sosok orang lain yang mirip seperti diri-Nya. Ia adalah Yesus anak Maria, bukan sosok salah seorang murid-Nya. Karena itu, Yesus menjumpai para murid-Nya dengan menunjukkan tangan dan lambung-Nya yang tertikam. Ia meneguhkan para murid-Nya dengan mengaruniakan damai sejahtera. Yesus juga memulihkan setiap orang yang terluka dengan luka-luka-Nya. Dalam kebangkitan-Nya, Yesus adalah Sang Penyembuh yang terluka.

Karakter kita yang semula baik sering berubah saat dilukai. Kita merasa puas saat mampu melukai orang-orang yang menyakiti kita. Tanda luka yang kita alami menjadi dasar pembenaran untuk melakukan kekerasan. Bersekutu dengan Kristus yang bangkit justru berarti menjadikan setiap luka-luka yang kita alami menjadi motif untuk memberi pemulihan, penyembuhan, dan damai sejahtera. Tanda luka yang kita alami menjadi identitas diri untuk mengasihi tanpa syarat. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Kristus, mampukanlah kami untuk mengubah luka-luka batin yang kami alami menjadi sumber kekuatan untuk mengasihi dan mengampuni. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 16; Kid. 8:6-7; Yoh. 20:11-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...