Pandai dan Dekat pada Allah

Amsal 2:1-15

Belum ada komentar 167 Views

… telingamu memperhatikan hikmat, engkau mencenderungkan hatimu kepada kepandaian …. (Ams. 2:2)

Penulis Kitab Amsal menuliskan bahwa pengertian dan kepandaian adalah pintu menuju pengertian takut akan TUHAN dan pengenalan akan Allah. Setelah takut akan TUHAN dan mengenal-Nya, maka TUHAN akan memberikan pengetahuan dan kepandaian. Artinya, kepandaian dan pengenalan akan TUHAN berkelindan atas orang yang mencari pengertian. Itulah hikmat.

Hikmat dalam kelindan kepandaian dan pengenalan akan Tuhan tidak saling terpisah; bukan dualisme. Namun, dunia suka mengecoh kita. Dunia menggoda kita bahwa jika pandai, kita menjauhi atau tak percaya kepada Tuhan. Seseorang harus memilih antara kesalehan atau kepandaian, agama atau ilmu pengetahuan, ilmu teologi atau sains. Atau, jika kita beriman, jangan menggunakan akal budi, rasio, dan kepandaian untuk membaca Alkitab secara kritis. Menjadi rohaniwan atau pendeta tidak perlu belajar teologi secara akademis. Dunia sering menampakkan seolah-olah keduanya terpisah, padahal sesungguhnya satu kesatuan yang utuh. Perikop Amsal hari ini membantah kesesatan berpikir dualisme tersebut.

Firman Tuhan membalikkan semua pandangan keliru tersebut. Amsal justru menyatakan bahwa orang pandai tak perlu menjauh dari Tuhan. Sebab, tak ada orang bodoh yang rindu berada di dekat Tuhan. Sumber pengetahuan dan kepandaian, yakni hikmat, berasal dari Tuhan. Jadi, kepandaian ada karena ia selalu dekat dengan Allah. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Allah, pimpin saya dalam beriman dengan berakal budi secara pandai dan berpengertian. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:9-16; Ams. 2:1-15; Mat. 19:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...