SUKA dan RELA

Filemon 1:1-25

Belum ada komentar 100 Views

… tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela. (Flm. 1:14)

Sewaktu kanak-kanak, untuk melakukan sesuatu yang baik dan benar kadang orang harus diiming-imingi dengan sesuatu yang menarik. Sebaliknya, supaya tidak melakukan hal yang buruk, orang harus ditakut-takuti. Ada carrot and stick, kata orang seberang. Ada hadiah (carrot) dan hukuman (stick). Lalu, kalau sudah dewasa, diharapkan semua dilakukan dengan suka dan rela.

Kepada Filemon dan jemaat yang bersama dengannya, Paulus meminta mereka untuk menjadi orang-orang yang dewasa dalam iman. Paulus memohon supaya mereka dapat menerima kembali Onesimus, orang yang dulu dianggap tidak berguna. Onesimus telah mengalami perkembangan dan perubahan yang hebat. Paulus pun yakin, Filemon dan jemaat yang ada bersamanya juga tumbuh dalam kedewasaan iman. Karena itu, walaupun Paulus memiliki posisi yang bisa memaksakan mereka untuk menerima Onesimus, tetapi ia tidak mau melakukannya. Paulus ingin penerimaan itu terjadi dengan suka dan rela, bukan karena paksaan. Kesukarelaan itu menjadi tanda dari kedewasaan iman.

Pengalaman Paulus, Onesimus, dan Filemon memberikan pembelajaran berharga. Dari Paulus kita belajar untuk tidak main kuasa. Dari Onesimus kita belajar bahwa perubahan adalah sebuah kemungkinan yang pasti. Dari Filemon kita belajar mengenai kesediaan merangkul kembali. Dari mereka, kita belajar untuk bertindak dengan sukarela. Tak perlu pakai carrot and stick. Cukup suka dan rela. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Karena suka, apa pun kita akan kerjakan dengan penuh semangat. Karena rela, kita tidak akan mengharap pahala.

Ayat Pendukung: Mzm. 37:1-17; Rut 1:1-18; Flm. 1:1-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...