Rencana yang Lebih Baik

2 Samuel 7:18, 23-29

Belum ada komentar 186 Views

“Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab … Engkau sendirilah yang berfirman dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba-Mu ini diberkati untuk selama-lamanya.” (2Sam. 7:29)

Sebagian besar kita tentu pernah mengalami penolakan. Mungkin cinta kita pernah ditolak; mungkin kita pernah gagal ketika melamar pekerjaan; atau mungkin kita pernah ditolak ketika ingin masuk ke sekolah favorit kita. Namun biasanya, penolakan seperti itu berakhir dengan penolakan itu sendiri, tidak ada proses lanjutan.

Narasi 2 Samuel 7 ini juga berada dalam konteks penolakan. Raja Daud ingin sekali membangun Rumah Tuhan, tetapi Tuhan tidak berkenan dengan rencana itu. Bukan saja karena Ia adalah sosok yang tidak pernah bisa dibatasi oleh sebuah gedung, betapa pun bagusnya gedung itu, melainkan karena Ia merasa Daud bukanlah orang yang layak untuk tugas tersebut karena tangannya penuh dengan darah. Yang menarik, Tuhan tidak sekadar menolak keinginan Daud. Meskipun Ia menolak rencana Daud, tetapi Ia memberikan sesuatu yang lebih besar, yaitu janji untuk memberkati Daud dan keturunannya.

Sebagai orang percaya kita sering kali kecewa ketika Tuhan tidak mengabulkan keinginan kita. Kita merasa Tuhan tidak menyayangi kita. Kita lupa bahwa sebagai Allah yang Rahmani, Tuhan jauh dari sifat kejam. Ketika Ia tidak mengabulkan keinginan kita, Ia pasti memiliki pertimbangan lain yang lebih bijak, bahkan lebih baik dari keinginan kita. Ia tidak sekadar menolak begitu saja. Ia punya rencana yang indah bagi masing- masing kita. Dibutuhkan kerendahan hati untuk menyerahkan semuanya ke tangan pengasihan Tuhan. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Rahmani, tolong kami merendahkan hati kami untuk menerima rencana-Mu yang lebih baik. Amin.

Ayat Pendukung: Luk. 1:46b-55; 2Sam. 7:18, 23-29; Gal. 3:6-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....
  • Tuhan Memanggil, Tuhan Memperlengkapi
    Keluaran 31:1-11
    “Lihat, Aku telah menunjuk Bezale’el bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda, dan memenuhi dia dengan Roh Allah, dengan...
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...
  • Pemberontakan Versus Kasih Setia
    Keluaran 33:1-6
    “Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, … Kamu akan masuk ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu....