Biru atau Merah?

Rut 4:13-17

Belum ada komentar 73 Views

Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: “Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki”; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.
(Rut 4:17)

Salah satu fenomena menarik dalam sejarah manusia adalah banyaknya pemimpin negara yang dipandang berdarah biru. Artinya, para pemimpin ini merupakan keturunan dari orang- orang terpandang. Indira Gandhi adalah anak Jawaharlal Nehru, pendiri dan Perdana Menteri pertama India. Megawati adalah putri Sukarno, Presiden pertama Indonesia. Kim Jong-un adalah putra Kim Jong-il, mantan Pemimpin Tertinggi Korea Utara yang sangat disegani. George Walker Bush adalah anak George Hebert Walker Bush, mantan Presiden Amerika Serikat. Daftar ini bisa dibuat sangat panjang.

Oleh karena itu, menarik sekali ketika Alkitab menceritakan bahwa salah satu nenek moyang Yesus adalah Obed, “ayah Isai, ayah Daud”. Yang membuat silsilah ini menarik adalah karena Obed adalah anak Rut, seorang perempuan Moab, yang menjadi menantu Naomi. Rut bukanlah seorang berdarah biru. Sebaliknya, dalam pandangan masyarakat Yahudi, ia adalah seorang yang dianggap tidak bersih. Ia bukan merupakan bagian dari bangsa terpilih.

Kisah ini menunjukkan kepada kita bahwa anugerah Allah adalah sesuatu yang senantiasa mengejutkan. Bukan saja karena anugerah itu diberikan kepada orang-orang berdosa seperti kita, yang sebenarnya tidak layak mendapatkan anugerah tersebut, melainkan karena anugerah Allah sering kali diberikan melalui orang-orang yang juga dipandang tidak layak. Di hadapan Allah tidak ada orang yang berdarah biru. Semua berdarah merah. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Mahakasih, kami bersyukur karena Engkau tidak pernah membeda-bedakan kami berdasarkan latar belakang fisik kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146:5-10; Rut 4:13-17; 2Ptr. 3:11-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...