Kasih Karunia Allah yang Tak Terbatas

Roma 15:14-21

Belum ada komentar 1747 Views

… karena kasih karunia yang telah dianugerahkan Allah kepadaku … aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah …. (Rom. 15:15-16)

Seorang guru bertanya kepada murid-muridnya: Apa tandanya bahwa fajar telah menyingsing? Seorang murid menjawab: jika kita sudah bisa membedakan pohon kelapa dari pohon mangga. Si guru menggelengkan kepalanya. Murid yang lain menjawab: jika kita sudah bisa membedakan kambing dari sapi. Si guru tetap menggelengkan kepalanya, kemudian berkata kepada murid-muridnya, “Tanda fajar telah menyingsing adalah ketika kalian sudah bisa melihat wajah saudara kalian.”

Jemaat Kristen Mula-Mula sering kali bertikai tentang persoalan apakah anugerah Allah diberikan hanya kepada orang-orang Yahudi saja, atau juga kepada orang-orang bukan Yahudi. Menyikapi persoalan ini Rasul Paulus mengingatkan bahwa kasih karunia Allah tidak dibatasi hanya pada sekelompok orang tertentu saja. Ia bahkan mengatakan dengan bangga bahwa Allah telah memilihnya untuk menjadi rasul bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi.

Kita sering juga memiliki pemahaman yang keliru seperti Jemaat Roma. Kita membatasi kasih karunia Allah hanya untuk diri kita saja. Persis seperti seorang anak manja yang mengklaim bahwa semua hadiah dari orangtuanya diberikan hanya bagi dirinya seorang, bukan untuk dibagikan juga kepada saudara- saudaranya yang lain. Kita lupa bahwa Allah adalah Allah yang Mahakasih. Kasih karunia-Nya tidak pernah bisa dibatasi oleh siapa pun juga, termasuk diri kita. Jika kita tidak mau berbagi, Ia akan memilih orang lain untuk membagikannya. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Maharahim, kami bersyukur atas kasih-Mu yang tak terbatas. Biarlah kasih itu pula yang kami hidupi. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 21; Yes. 41:14-20; Rm. 15:14-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...
  • Kemelut Mengubah Tabiat
    Kejadian 44:1-34
    Sekarang, biarlah hambamu ini tinggal menjadi budak tuanku menggantikan anak itu. Namun, izinkanlah anak itu pulang bersama-sama saudara-saudaranya. (Kejadian...