Followers atau Friends?

Kisah Para Rasul 13:16-25

Belum ada komentar 90 Views

Di dunia media sosial kita mengenal istilah followers dan friends. Keduanya terdengar mirip, tetapi berbeda makna. Followers adalah orang-orang yang mengikuti seseorang sehingga ketika orang yang diikuti tersebut meng-update statusnya, maka para followers-nya bisa melihat hal tersebut. Namun, hal yang sebaliknya tidak terjadi. Jika orang yang menjadi follower meng-update statusnya, orang yang diikuti tidak bisa melihatnya. Berbeda dengan friends. Jika status kita adalah sebagai friends, kita berada dalam kedudukan setara sehingga aksesnya pun timbal balik. Kita bisa melihat perubahan status orang yang menjadi sahabat kita, dan sahabat kita juga bisa melihat perubahan status kita. Transparan dua arah.

Khotbah Rasul Paulus di Antiokhia mengingatkan jemaat, baik jemaat Yahudi maupun jemaat Yunani, bahwa Allah telah berkenan menjadi Allah mereka. Ialah yang telah memanggil mereka semua untuk menjadi umat-Nya dan melindungi mereka dengan kuat kuasa-Nya. Allah mengangkat umat-Nya menjadi friends, tidak sekadar followers. Memang berawal dari bangsa Yahudi, tetapi panggilan itu kemudian juga diberikan kepada bangsa-bangsa lain, dan mencapai puncaknya dalam karya penyelamatan yang dilakukan di dalam dan melalui Yesus Kristus.

Melalui Yesus Kristus, Allah dan kita menjadi friends. Kita bisa melihat Allah dan Allah bisa melihat kita. Relasinya adalah relasi dua arah; timbal balik. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Pembebas, mampukanlah kami sebagai sahabat-Mu untuk benar-benar menghidupi nilai-nilai yang Engkau ajarkan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 72:1-7, 18-19; Yes. 30:19-26; Kis. 13:16-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...