CELAKA ATAS KORUPTOR

Habakuk 2:5-11

Belum ada komentar 47 Views

… batu berseru-seru dari tembok, dan balok menjawabnya dari rangka rumah. (Hab. 2:11)

Berita Nabi Habakuk adalah bahwa kesombongan dapat merasuki suatu komunitas, klan, suku, dan bahkan bangsa. Kesombongan bukan hanya urusan individu atau orang per orang. Awal kesombongan memang berasal dari orang, tetapi kemudian memancar sebagai kesombongan komunal. Bangsa Yehuda disebut sombong oleh Habakuk karena kejahatannya telah membuat Yehuda menjadi pongah. TUHAN memang akan melepaskan Yehuda dari tangan Babel, tetapi TUHAN tidak suka pada sikap Yehuda.

“Orang sombong dan khianat,“ seru Habakuk, “ia tidak akan tetap ada.” Yang dimaksud dengan orang sombong oleh Habakuk adalah orang yang merampas, mencurangi, dan menggigit hak orang lain, dan menumpahkan darah. Orang sombong juga “menjarah banyak suku bangsa.“ Namun, Tuhan akan menghukum mereka. Mereka akan mendapat celaka dari TUHAN. Bahkan, dengan mencari untung bagi diri sendiri, mereka “merancangkan cela ke atas rumah sendiri.“ Tak lain dan tak bukan, firman Tuhan bicara tentang korupsi. Korupsi di negara kita sudah mencapai tingkat parah.

Semua orang seharusnya prihatin dengan kondisi ini. Kita seharusnya menjaga diri sendiri untuk selalu bersih, baik dengan urusan kecil dan sesehari, apalagi urusan besar. Jangan pongah karena Tuhan diam saja. Firman Tuhan mempersaksikan bahwa meskipun Tuhan terlihat diam saja, tetapi Tuhan akan menegakkan keadilan-Nya. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Tuhan, pimpinlah kami mengendalikan diri dari berbuat kejahatan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:137-144; Hab. 2:5-11; Yoh. 8:39-47
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...