Umat Allah Jangan Pongah

Habakuk 1:5-17

Belum ada komentar 78 Views

Engkau menjadikan manusia itu seperti ikan di laut, seperti binatang-binatang melata yang tidak ada pemerintahnya? (Hab. 1:14)

Refleksi keprihatinan Nabi Habakuk terhadap tindakan Allah atas umat-Nya adalah Allah membiarkan orang fasik menelan orang yang lebih benar. “Engkau memandangi orang-orang yang berbuat khianat dan Engkau berdiam diri,” seru Habakuk. Dalam hal personal, hal tersebut tidak sedikit kita lihat. Namun, bagaimana dengan institusional atau bukan personal?

Habakuk memandang keprihatinannya bukanlah personal, melainkan kebangsaan. Umat-Nya, baik Israel maupun bangsa-bangsa lain, didiamkan Allah untuk dihancurkan oleh bangsa lain. Allah membangkitkan “orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu.” Allah mengetahui bahwa kekuatan besar Kasdim akan meluluhlantakkan umat Allah.

Julukan sebagai umat Allah, anak Tuhan, anak terang, bukan berarti kita aman dari murka Allah. Iman kita bahkan tidak imun terhadap malapetaka dan bencana. Julukan negara terbesar rakyat beragama, terbanyak rumah ibadah, paling tinggi toleransi antarumat beragama tidak menjauhkan negara kita dari sengsara dan bencana. Iman adalah urusan kepercayaan individu dan agama kepada Tuhan, tetapi tidak menentukan jalan hidup, apalagi akibat kekuatan dari luar diri kita. Maka pesan firman hari ini adalah: jangan takabur, tidak pongah, tidak lupa diri karena julukan atau “gelar” tersebut. Sebaliknya, sikap baik harus kita tunjukkan kepada setiap aspek kehidupan tanpa diskriminasi dan pelecehan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Berilah hikmat pimpinan negara untuk memuliakan-Mu melalui penegakan hukum. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:137-144; Hab. 1:5-17; 2Ptr. 1:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...