Tuhan Menghukum, Tetapi Memberi Kekuatan

Yeremia 31:15-26

Belum ada komentar 352 Views

“… setiap kali Aku menghardik dia, tak putus-putusnya Aku terkenang kepadanya ….” (Yer. 31:20)

Beberapa hari ini kita merefleksikan perikop Yeremia tentang penghukuman Allah. Allah menghukum karena umat Yehuda tidak taat. Yehuda tidak mau mendengarkan berita yang disampaikan Nabi Yeremia. Akibatnya, Tuhan menghajar dengan menyerahkan Yehuda kepada Babel, membuang orang-orang baik ke negeri- negeri asing, meninggalkan orang-orang tersisa di Yerusalem, dan meninggalkan Yerusalem dengan puing-puingnya. Namun, Tuhan tidak membuang umat-Nya dan melupakan mereka.

Tuhan mendengar ratapan Yehuda. Yeremia menyampaikan bahwa Tuhan memulihkan dan memberkati mereka. Tuhan mengganjar Yehuda dengan mengembalikan mereka ke Yehuda. Intinya, Tuhan Allah Israel, tidak membuang sama sekali umat- Nya karena Ia menyayangi kepunyaan-Nya. “Setiap kali Aku menghardik dia, Aku terkenang kepadanya. Tak dapat tidak Aku menyayanginya.” Bagaimanapun kejahatan umat-Nya, rasa sayang Tuhan kepada umat-Nya jauh lebih besar.

Orang beriman, sekali waktu, dengan sengaja dan sadar berbuat salah. Tuhan pun menghukum. Penghukuman Tuhan bisa sangat berat. Saat menjalani penghukuman, banyak alasan umat beriman untuk putus asa dan membiarkan diri sendiri semakin jatuh dan hancur. Namun, buat apa menghancurkan diri sendiri? Menangislah dan merataplah, tetapi buat apa berputus asa? Firman Tuhan meneguhkan bahwa Tuhan tetap memberi kekuatan sekalipun Ia menghukum kita. Tuhan tidak akan tidak menyayangi umat-Nya. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Tuhan, buatlah kami tetap berpengharapan dalam menjalani beratnya hukuman-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:97-104; Yer. 31:15-26; Mrk. 10:46-52
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...