PEMBERITA KEBENARAN

Yeremia 28:1-17

Belum ada komentar 424 Views

“… nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.” (Yer. 28:9)

Nabi tidak selalu lancar dalam menjalankan tugas panggilannya. Pemberitaan firman oleh nabi tidak selalu berterima dengan sukacita di hati umat. Tidak sedikit pula nabi berhadapan dengan nabi lain, yang menentangnya melalui umat. Teks Alkitab hari ini adalah tentang Nabi Yeremia berhadapan dengan Nabi Hananya di depan para imam dan umat di rumah Allah.

Kedua nabi yang berseteru itu sama-sama memberitakan tentang nasib bangsa. Nabi Hananya memberitakan bahwa Allah akan menjatuhkan Babel dan melepaskan Yehuda dari belenggu penindasannya. Di sisi lain, nabi Yeremia memberitakan kekalahan Israel. Yeremia bahkan memberitakan bahwa penderitaan Yehuda akan lebih berat lagi. Analogi gandar kayu diganti gandar besi sebagai kuk bangsa Yehuda menggambarkan lebih beratnya penderitaan Yehuda. Bagi Yeremia, Hananya telah menyebarkan dusta kepada Yehuda. Namun, Zedekia, raja Yehuda tidak memercayai pemberitaan Yeremia.

Memberitakan kebenaran bukanlah jalan lancar dan mulus. Berita kebenaran tidak disukai oleh kebanyakan orang; damai sejahtera adalah berita yang tidak populer. Sebab, berita damai sejahtera baru nyata ketika digenapi. Itu membutuhkan waktu. Sedangkan, umat ingin cepat, instan, dan mudah. Tantangan pemberita firman adalah godaan untuk menyenangkan hati umat. Namun, peran sebagai pemberita firman dan saksi iman bukanlah untuk menyenangkan umat, melainkan memberitakan damai sejahtera. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Tuhan, kuatlah kami untuk taat mendengarkan berita damai sejahtera. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 66:1-12; Yer. 28:1-17; Luk. 5:12-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...