Saksi Kebangkitan

Lukas 24:44-53

Belum ada komentar 216 Views

Kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga … Kamu adalah saksi dari semuanya ini.” (Luk. 24:46,48)

Kematian orang terdekat bukanlah sesuatu yang mudah diterima. Kita dapat menghapus air mata dan berusaha tersenyum di depan banyak orang. Akan tetapi, kita tidak dapat menghapus rasa kehilangan kita begitu saja. Hal itu juga yang dialami para murid ketika Kristus mati karena disalibkan. Tentu tidak mudah bagi para murid untuk mencerna peristiwa kematian Kristus. Mereka tahu Kristus tidak bersalah, tetapi Ia harus menerima hukuman seperti penjahat. Mereka juga mengira Kristus akan meninggalkan mereka untuk selamanya.

Kematian Kristus saja sulit dimengerti, terlebih lagi kebangkitan-Nya. Para murid tengah berduka ketika Kristus menampakkan diri di hadapan mereka. Peristiwa ini tentu sulit dipercaya. Namun, di dalam kebingungan dan kekacauan perasaan mereka, Kristus hadir untuk membuat mereka mengerti bahwa apa yang terjadi pada-Nya adalah bagian dari rencana Allah dan karya keselamatan-Nya bagi dunia. Bukan hanya itu, mereka semua adalah saksi kebangkitan- Nya. Mereka dipercaya untuk bersaksi dan mereka tidak ditinggalkan sendiri. Mereka akan diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi.

Sebagai orang percaya, kita diutus menjadi saksi kebangkitan Kristus dan karya keselamatan dari Allah. Ada banyak hal yang mungkin belum dapat kita mengerti dan kita perlu terus belajar. Namun, kita selalu disertai dan diperlengkapi dengan kuasa untuk bersaksi. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Sebagai saksi kebangkitan, kita tidak pernah ditinggalkan sendirian dan kita diperlengkapi dengan kuasa dari Allah.

Ayat Pendukung: Kis. 1:1-11; Mzm. 93; Ef. 1:15-23; Luk. 24:44-53
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...