Bertanya Sebelum Membantu

Yohanes 5:1-9

Belum ada komentar 138 Views

Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: “Maukah engkau sembuh?” (Yoh. 5:6)

Pada masa Perang Dunia, seorang pekerja tidak sengaja berpapasan dengan seorang kakek di salah satu peron di stasiun. Sepulang bekerja, ia melihat sang kakek tidur di sudut stasiun. Hal itu terjadi beberapa kali sehingga membuat sang pekerja itu merasa iba. Ia tidak tega melihat orang tua itu tidur di stasiun dan berdiri dengan tatapan sayu di pagi hari. Karena itu, ia memutuskan untuk menghubungi dinas sosial untuk membawa sang kakek ke tempat penampungan. “Di sana sang kakek akan mendapatkan makanan dan tempat tidur yang nyaman,” pikirnya. Tanpa diduga, ternyata sang kakek menolak untuk dibawa ke tempat penampungan. “Saya memiliki rumah dan seorang istri yang menunggu saya. Saya tidak tinggal di kota ini. Saya ke sini untuk menjemput anak saya yang bertugas sebagai tentara dan saya tidak dapat kembali sebelum bertemu dengannya.”

Ketika Yesus bertemu dengan orang yang telah mengalami sakit selama 38 tahun, Ia tidak langsung menyembuhkannya. Ia terlebih dahulu memastikan apa yang diinginkan oleh orang itu. Karena itu, Ia bertanya, “Maukah engkau sembuh?” Setelah orang itu menjawab, barulah Ia menyembuhkannya.

Sebagai manusia, kita tidak dapat memahami apa yang dibutuhkan semua orang. Kalau Yesus saja bertanya sebelum menolong, bukankah kita juga perlu bertanya sebelum menolong orang lain? [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Kita tidak dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan semua orang. Akan sangat bijak apabila kita bertanya sebelum menolong.

Ayat Pendukung: Kis. 16:9-15; Mzm. 67; Why. 21:10, 22—22:5; Yoh. 14:23-29/Yoh. 5:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...