Karunia Berbelarasa

Kisah Para Rasul 11:27-30

Belum ada komentar 153 Views

Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing …. (Kis. 11:29)

“Anak saya yang pertama punya keahlian di bidang musik. Anak yang kedua leadership-nya sangat bagus. Anak yang ketiga sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia robotik. Namun, saya bingung dengan anak saya yang keempat. Sepertinya dia tidak punya bakat apa-apa selain baik hati.” Mungkin tidak semua orang sepakat bahwa kebaikan hati adalah bakat. Namun, tidakkah kita sepakat bahwa kebaikan hati juga adalah karunia?

Dalam kehidupan jemaat mula-mula, setelah orang-orang percaya memberi diri dibaptis, Roh Kudus memperlengkapi mereka dengan berbagai-bagai karunia untuk melayani. Ada karunia untuk mengajar, berbahasa Roh, bernubuat, dan karunia lain. Alkitab mengatakan Agabus adalah seorang percaya yang mendapat karunia bernubuat. Ia menubuatkan bahwa akan ada bencana kelaparan yang besar melanda seluruh dunia.

Karunia bernubuat Agabus memang penting, tetapi bukan hanya karunia itu yang membuat gereja pada akhirnya dapat mengumpulkan sumbangan. Ada karunia lain pada para murid, yakni karunia berbelarasa. Karunia berbelarasa berwujud kasih dan kebaikan hati, serta kemampuan merasakan apa yang orang lain rasakan. Dengan karunia ini, para murid yang telah mengetahui akan adanya bahaya kelaparan terdorong untuk mengumpulkan sumbangan dan membagikannya kepada yang membutuhkan. Apabila kita menghargai karunia ini sebagaimana karunia yang lain, pekerjaan Tuhan akan lebih banyak dinyatakan melalui kita. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Karunia berbelarasa memampukan kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Tuhan bagi orang-orang yang membutuhkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 133; 2Sam. 1:4-27; Kis. 11:27-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...