Menjadi Saksi Kabar Baik

Kisah Para Rasul 11:19-26

Belum ada komentar 59 Views

Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. (Kis. 11:21)

Apabila kita menduga bahwa Injil pada masa gereja mula-mula diberitakan dalam keadaan yang mudah, maka kita telah salah menduga. Perikop hari ini memperlihatkan bahwa mereka yang memberitakan Injil sampai ke daerah-daerah di luar Yudea adalah orang-orang yang tersebar karena penganiayaan (Kis. 11:19). Mereka adalah para pelarian dan pencari suaka yang pergi mencari perlindungan dan di tengah perjalanan mereka memberitakan Injil. Hanya kuasa Tuhanlah yang membuat mereka mampu bersaksi dan kesaksiannya membuat orang- orang menjadi percaya.

Sejak zaman gereja mula-mula, kehidupan para pengikut Kristus tidak pernah mudah. Sebab, dunia tempat kita diutus memberitakan kabar baik adalah dunia yang penuh dengan kejahatan dan kebencian. Namun, bukankah tempat seperti itulah yang justru paling membutuhkan kabar baik? Selain itu kita tidak perlu takut karena Tuhan yang mengutus kita juga bersama-sama dengan kita dalam memberitakan Injil. Tugas utama kita pertama-tama bukanlah mengubah dunia ini, melainkan membuat orang-orang menjadi percaya pada kabar baik. Dengan makin banyak orang yang percaya, dunia akan berubah menjadi lebih baik sebagai implikasinya.

Melalui kisah ini kita belajar bahwa tugas kesaksian adalah tugas yang sangat penting. Kita perlu bersaksi, baik melalui perkataan maupun perbuatan kita agar makin banyak orang menjadi percaya pada kabar baik itu. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Dunia yang penuh dengan kejahatan dan kebencian adalah tempat yang paling membutuhkan kabar baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 133; 1Sam. 20:1-23, 35-42; Kis. 11:19-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...