Tidak Mengungkit-ungkit

Yeremia 50:17-20

Belum ada komentar 157 Views

“Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman TUHAN, orang akan mencari kesalahan Israel, tetapi tidak didapatnya, dan dosa Yehuda, tetapi tidak ada ditemukannya, sebab Aku akan mengampuni orang-orang yang Kubiarkan tinggal hidup.” (Yer. 50:20)

Seorang suami suatu kali lupa menjemput istrinya di tempat kerja. Ketika ia meminta maaf, sang istri hanya bilang “tidak apa-apa,” dan tidak menunjukkan kemarahan. Namun pada hari-hari berikutnya, sang istri terus mengungkit-ungkit kesalahan suaminya dan bahkan tidak melupakannya setelah setahun. Di tempat lain, sepasang suami istri bertengkar karena sang istri melupakan hari ulang tahun suaminya. Sang suami marah dan tidak mau bicara seharian, tetapi keesokan harinya ia memaafkan istrinya, merelakan kekecewaannya, dan bahkan menertawakan hari ulang tahunnya yang terlupakan itu. Menurut Saudara, pasangan manakah yang hubungannya lebih sehat? Manakah yang menggambarkan hubungan kita dengan Allah?

Melalui perikop ini, kita melihat bahwa cinta Allah kepada kita adalah cinta yang kudus, yang bebas dari kemarahan dan kebencian. Meskipun Ia murka ketika kita melakukan kesalahan, Ia tidak mengungkit-ungkit kesalahan kita. Ia juga tidak membiarkan kita selamanya terhukum oleh kesalahan itu, melainkan memberi kita kesempatan baru.

Kita memang manusia berdosa, tetapi Allah tidak hanya melihat kita berdasarkan kesalahan yang pernah kita lakukan. Ia melihat dan mengasihi diri kita seutuhnya. Demikian pula kita harus melihat orang lain. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tetapi janganlah melihat orang lain hanya berdasarkan kesalahannya. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Ketika Allah mengampuni kita, Ia tidak lagi mengungkit-ungkit kesalahan kita dan Ia mencintai kita dengan kasih yang kudus.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yer. 50:17-20; Yoh. 10:31-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...