Sang Pelindung Bagi Yang Lemah

Yehezkiel 45:1-9

Belum ada komentar 1213 Views

Beginilah firman Tuhan ALLAH: “Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Yeh. 45:9)

Pernahkah kita bertanya-tanya: Mengapa Allah begitu tidak berkenan apabila pemimpin bangsa Israel bergaul dengan bangsa lain? Salah satu dampak buruk dari pergaulan para pemimpin Israel dengan bangsa lain di sekitar mereka adalah penindasan terhadap rakyat dan perampasan tanah milik mereka. Dalam tradisi Israel, tanah adalah milik Allah dan tiap-tiap suku umat Allah secara adil diberi hak mengelolanya. Karena itu, dengan alasan apa pun, perampasan tanah rakyat tidaklah diperbolehkan, bahkan oleh raja sekalipun.

Perampasan tanah melanggar hukum Taurat. Namun, beberapa pemimpin terpengaruh oleh peraturan bangsa lain dan melakukan penindasan serta perampasan tanah. Inilah yang menyebabkan penghukuman dari Allah. Setelah pengampunan Allah dinyatakan, Allah menetapkan kembali bagian raja dan bagian untuk Bait Allah. Bagian untuk Bait Allah begitu luas karena di sana jugalah persembahan- persembahan akan diletakkan dan dikelola untuk menafkahi orang-orang miskin di Israel. Sistem ini adalah sistem yang telah ditetapkan Allah sendiri sebelum zaman raja-raja demi kesejahteraan Israel. Kala itu, sistem tersebut diberlakukan kembali.

Allah Israel sejak dulu adalah Allah yang menentang penindasan dan secara konsisten menjadi pelindung bagi orang lemah. Sebagai anak-anak Allah, kita juga perlu melakukan hal yang sama dalam keseharian kita. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Allah adalah pelindung bagi mereka yang lemah. Sebagai anak-anak-Nya kita perlu melakukan hal yang sama.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yeh. 45:1-9; Kis. 9:32-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...