Matinya Hati Nurani

Yohanes 13:21-32

Belum ada komentar 266 Views

Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: “Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.” (Yoh. 13:27)

“Tidak habis pikir! Bagaimana bisa pejabat melakukan korupsi dana bantuan bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19? Benar-benar hati nurani mereka sudah mati,” ujar seorang kerabat ketika mendengar berita tersebut. “Mereka enggak bodoh. Mereka tahu masyarakat lagi susah. Kok tega?” ujarnya geram.

Tindakan pejabat yang disebut di atas hanyalah salah satu contoh matinya hati nurani. Kematian hati nurani membuat seseorang tega melakukan tindakan yang tidak terpuji, meskipun ia tahu apa tindakan yang benar. Masih banyak kisah yang dapat memperlihatkan matinya hati nurani. Salah satunya kisah Yudas Iskariot. Ia termasuk ke dalam bilangan 12 murid Yesus dan dipercaya untuk mengemban tanggung jawab sebagai pemegang kas. Namun, Yudas mengkhianati Yesus, bahkan setelah Yesus, yang mengetahui rencana pengkhianatannya, memperingatkannya. Injil Yohanes mencatat bahwa Yudas kerasukan Iblis (Yoh. 13:27). Akibat kerasukan Iblis, hati nurani Yudas tidak lagi peka terhadap peringatan Yesus.

Jangan pernah berpikir bahwa hidup kita pasti jauh dari godaan Iblis karena kita pintar, merasa sudah tahu segalanya, khatam membaca Alkitab dan bahkan aktif di gereja. Seperti yang terjadi pada Yudas Iskariot, Iblis dapat merasuki hati kita dan Iblis dapat mengubah segala yang kita miliki. Karena itu, jaga dan awasilah hati kita. Jangan sampai Iblis merasukinya dan menguasai hati nurani kita. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Ya Kristus, tolong kami dapat terus menjaga dan mengawasi hati di dalam setiap laku dan tindakan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 50:4-9a; Mzm. 70; Ibr. 12:1-3; Yoh. 13:21-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...