HANYA SATU

Lukas 15:1-10

Belum ada komentar 1266 Views

“Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat ….” (Luk. 15:7)

Pada umumnya, manusia menilai segala sesuatu berdasarkan untung dan rugi. Misalnya, kehilangan satu barang milik tidak masalah selama masih memiliki barang yang lain. Lagi pula, yang hilang masih bisa diperoleh dengan cara membeli barang yang serupa. Kira-kira begitulah pemikiran banyak orang.

Berbeda halnya dengan Tuhan Yesus. Ia tidak mengabaikan manusia yang dikasihi-Nya, walaupun hanya satu orang. Jika orang Farisi dan ahli Taurat memandang para pemungut cukai dan orang berdosa lainnya sebagai sampah yang tidak berharga, Yesus tidak demikian. Ia melihat kerinduan serta kebutuhan mereka akan Allah. Sang gembala yang mengasihi dombanya akan tetap mencari domba yang hilang, meskipun hanya seekor. Jika berhitung secara bisnis, kita bisa berkata, “Apalah artinya seekor domba dibanding sembilan puluh sembilan ekor yang masih ada?” Sama dengan pemikiran, “Apalah artinya 1 dirham, bernilai hampir sama dengan 1 dinar, yang merupakan upah pekerja selama 1 hari?” Hanya cinta kasih yang dapat menilai dengan dimensi yang berbeda. Melihat bukan berdasarkan untung rugi, tetapi kasih.

Jika Allah memandang kita berdasarkan untung rugi, sudah sejak lama kita patut dibinasakan. Bersyukur. Kasih- Nya besar, melampaui segala sesuatu. Kasih-Nya menutupi pelanggaran, dosa, kebodohan dan semua hal yang buruk dalam diri kita. Walau hanya satu, tetapi Ia tidak meninggalkan kita hilang dan binasa. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Demi kita yang satu ini, Ia rela meninggalkan segala kemuliaan dan menjadi sama dengan kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 32; Kel. 32:7-14; Luk. 15:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...