Menanggalkan yang Lama

2 Korintus 4:16-5:5

Belum ada komentar 114 Views

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. (2Kor. 4:16)

Setiap makhluk hidup akan menghadapi kondisi menua, termasuk manusia. Kondisi menua tak dapat ditolak, meski dapat ditunda. Penuaan berkaitan dengan penurunan fungsi metabolisme tubuh, kekuatan fisik dan kemampuan daya ingat. Ada banyak orang yang tidak siap menghadapi kondisi ini sehingga akhirnya menjadi depresi.

Tidak demikian Rasul Paulus. Ia belajar berdamai dengan kondisi yang disebutnya sebagai kemerosotan manusia lahiriah ini. Tekanan dan aniaya yang dialaminya makin memperberat kondisi lahiriahnya. Meski demikian, Paulus tetap memiliki harapan karena apa yang disebutnya sebagai “manusia batiniah” justru makin dibarui dari sehari ke sehari. Apa arti manusia batiniah yang dibarui? Kita bisa memahaminya sebagai pengalaman iman yang terus disegarkan atau hikmat yang terus ditambahkan. Demikian pula damai sejahtera yang melampaui segala akal yang terus dialami oleh orang yang melekat pada Kristus.

Bagaimana agar kita dapat bersikap seperti Paulus? Kuncinya adalah kesediaan menanggalkan yang lama. Yaitu, semua hal dan nilai yang selama ini telah mengikat kita, yang kita anggap adalah segalanya, dan tanpanya kita merasa tidak dapat hidup. Segala sesuatu di dunia ini adalah fana. Namun, yang fana tak selalu berarti sia-sia ketika yang fana itu direngkuh oleh kehidupan dari Allah. Berada di dalam Allah, itulah yang menjadikan segalanya berharga. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Saat kita menanggalkan kehidupan yang lama, kita akan menemukan kehidupan yang baru, yang jauh lebih berharga.

Ayat Pendukung: Mzm. 32; Yos. 4:1-13; 2Kor. 4:16-5:5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...