Jangan Menghakimi!

Roma 2:1-11

Belum ada komentar 96 Views

… dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri …. (Rm. 2:1)

Mengapa hoax cepat sekali menyebar? Sebab, orang-orang tidak lagi merasa perlu memeriksa kebenaran, apalagi ketika menyangkut kabar negatif tentang sosok tertentu. Di era industri televisi, tayangan infotainment sangat laris manis, walaupun umumnya yang disampaikan bukanlah kabar baik. Tampaknya, manusia suka mendengarkan kisah-kisah negatif tentang orang lain; seperti ada semacam kegembiraan ketika orang lain mengalami hal buruk. Semangat menghakimi dan menghukum pun muncul.

Rasul Paulus memberikan nasihat yang bijaksana kepada jemaat di Roma, “Dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri” (Rm. 2:1). Orang yang menghakimi orang lain biasanya memandang diri lebih baik dan bebas dari kesalahan. Namun, Paulus memperingatkan dengan mengatakan bahwa ketika kita menghakimi orang lain sebenarnya kita juga menghakimi diri sendiri. Ukuran yang kita pakai pada orang lain otomatis akan dikenakan pada diri kita. Paulus juga mengingatkan bahwa jika Allah seolah-olah diam, tidak berarti Ia tidak berbuat apa-apa.

Alih-alih menjadi hakim bagi orang lain, mengapa kita tidak memeriksa diri dan belajar menjadi bijaksana dari berbagai pengalaman hidup manusia. Pengalaman kegagalan orang lain dapat menjadi pembelajaran dan peringatan bagi kita. Mari menyadari bahwa kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Ukuran yang kita pakai untuk menilai orang lain akan dipakai orang lain juga untuk menilai diri kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 39; Yer. 11:1-17; Rm. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...