Mengasihi Musuh, Mungkinkah?

Lukas 6:27-38

Belum ada komentar 238 Views

“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu ….” (Luk. 6:27)

Pernahkah Anda menonton film seri Kung Fu? Apa yang membuat konflik di dalam film itu berlarut-larut? Pembalasan dendam. Inilah yang menjadi benang merah konflik yang tak kunjung usai. A membunuh B. Keturunan B yang selamat ganti membantai keluarga A. Demikian seterusnya. Mata ganti mata, gigi ganti gigi sampai semua yang terlibat menjadi buta dan ompong.

Pembalasan mungkin saja memberikan kelegaan, tetapi tidak menyelesaikan konflik secara tuntas. Tidak heran, Yesus mengajarkan murid-murid-Nya untuk mengasihi musuh dan berbuat baik kepada mereka yang membenci. Sungguh sebuah ajaran yang berlawanan dengan kecenderungan manusia pada umumnya. Namun, hanya melalui jalan kasihlah permusuhan akan terhenti. Melalui kemurahan hati yang mewujud dalam kasih dan pengampunan, murid-murid Kristus mencerminkan Bapa yang di surga.

Ajaran Yesus bukanlah sebuah teori yang tidak akan mampu dipraktikkan oleh murid-murid-Nya. Dalam tuntunan Roh Kudus, para murid Kristus mampu mewujudnyatakan kasih dan pengampunan itu. Misalnya, saat terjadi ledakan bom di beberapa gereja di Surabaya, seorang ibu yang kehilangan dua anaknya dan seorang istri yang kehilangan suaminya mengungkapkan hal yang sama, ”Kami mengampuni dan memaafkan pelaku.” Sungguh sebuah pernyataan yang mengguncang dunia, yang terbiasa dengan kemarahan dan balas dendam. [Pdt. Wahyu Pramudya]

DOA:
Tuhan, ajarlah kami bukan hanya menyetujui apa yang Engkau sabdakan, tetapi juga melakukannya. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 45:3-11, 15; Mzm. 37:1-11, 39-40; 1Kor. 15:35-38, 42-50; Luk. 6:27-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...