Menurut Ukuran Iman

Roma 12:1-8

Belum ada komentar 188 Views

Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. (Rm. 12:3)

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan terjadi karena manusia memikirkan hal-hal yang lebih tinggi. Tanpa idealisme dan upaya untuk mencapainya, tidak mungkin terjadi perkembangan dan perubahan. Konteks perkataan Rasul Paulus bukanlah sikap terhadap IPTEK dan perkembangannya. Sebaliknya, bagaimana setiap umat percaya tidak boleh berpikir lebih tinggi atau idealistis terhadap pembaruan budi. Pembaruan budi adalah perubahan karakter, bukan idealisme semata.

Pembaruan budi merupakan perubahan spiritualitas dari pola pikir dunia menuju ketaatan yang murni kepada kehendak Allah. Ia melepaskan dorongan ego dan keinginan duniawi agar kehendak Allah diberlakukan, yaitu: “Yang baik, berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Berpikir lebih tinggi tanpa pembaruan budi akan menghasilkan yang jahat, melawan Allah dan cemar. Spiritualitas pembaruan budi menuntut setiap umat untuk mampu menguasai diri menurut ukuran iman sehingga kehendak Allah diutamakan dan diberlakukan.

Bagaimana pembaruan budi dihidupi apabila kita masih serupa dengan dunia? Iman kepada Kristus akan menjadi efektif bila karakter kita diubahkan sesuai dengan karakter- Nya. Sehingga, kita mampu menguasai diri, menurut ukuran iman, saat menghadapi kesulitan, kegagalan dan penderitaan. Penguasaan diri adalah keutamaan iman. Semua kesalehan menjadi sia-sia saat kita tidak mampu menguasai diri dalam suatu situasi. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Iman melampaui ukuran pengetahuan, tetapi ia sendiri harus bersedia diukur.

Ayat Pendukung: Mzm. 19; Neh. 2:1-10; Rm. 12:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...
  • BERDIAMLAH
    Matius 17:1-9
    Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan sungguh baik kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biariah kudirikan di sini...