Ujian Pemulihan

Ayub 42:10-17

Belum ada komentar 63 Views

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. (Ayb. 42:10)

Polesan hanya menyentuh bagian permukaan. Kesalehan sebagai polesan terlihat indah saat dipandang, tetapi saat diuji tampak watak aslinya. Melalui penderitannya, kesalehan Ayub diuji. Ia akhirnya menyadari bahwa pengenalannya akan Allah sebelumnya masih dalam tahap, “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau” (Ayb. 42:5). Pernyataan Ayub ini sungguh mengguncang! Ternyata, selama ini kesalehan Ayub dibangun dari “kata orang”.

Tahap pengenalan akan Allah, umumnya terjadi melalui perkataan orang lain. Namun, kita seharusnya mengenal Allah secara personal. Tahap ini tidak jarang kita alami melalui derita dan kegagalan. Kita dapat belajar hikmat dan pembentukan diri melalui derita dan kegagalan. Di dalam derita dan kegagalan terkandung anugerah pemulihan, asalkan kita belajar taat dan setia kepada Tuhan. Tanpa berpaut pada Tuhan, kita akan mengalami penderitaan dan kegagalan yang berujung pada rasa putus asa dan kematian.

Emas dan kayu ketika dibakar akan memberikan hasil yang berbeda. Emas yang dibakar akan menghasilkan emas pilihan, sedangkan kayu yang dibakar akan menjadi arang. Kesalehan yang dangkal akan menjadi “arang” saat dibakar oleh penderitaan dan kegagalan. Pemulihan Ayub merupakan pemulihan yang menyeluruh. Ayub dipulihkan dari kebanggaan akan kesalehannya. Tuhan mengaruniakan berkat dua kali lipat (ay. 10), baik berkat jasmani maupun rohani. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

REFLEKSI:
Pengenalan Allah sejati lahir dari perjumpaan personal, bukan dari “kata orang.”

Ayat Pendukung: Mzm. 72; Ay. 42:10-17; Luk. 8:16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...