Pengetahuan Dan Hati

1 Raja-raja 3:5-14

1 Komentar 45 Views

“Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara ….” (1Raj. 3:9)

Dunia yang cenderung menetapkan standar kesuksesan, kepintaran, mengakibatkan banyak orang terjebak dalam pertarungan kompetisi. Ketika orangtua dikaruniai anak-anak, masing-masing orangtua berlomba-lomba memberikan pendidikan yang terbaik. Ketika orangtua terjebak dalam pertarungan kompetisi, anak-anak dibentuk menjadi manusia yang harus unggul di semua bidang. Anak yang satu diperbandingkan dengan anak yang lain. Anak-anak pun tumbuh menjadi manusia yang selalu berkompetisi, saling mengalahkan.

Melalui 1 Raja-raja 3:5-14, kita becermin dari Salomo. Salomo diberi kepercayaan menjadi raja. Salomo sebagai anak Daud, diberikan keleluasaan belajar, akses kepada bermacam perangkat ilmu pengetahuan dan hukum yang memungkinkan Salomo dapat melakukan tugas sebagai raja. Namun, Salomo menyadari bahwa seluruh ilmu pengetahuan dan perangkat hukum tidaklah cukup. Ada hal lain yang sangat penting dan menjadi prioritas dalam menjalani tugas tanggung jawabnya. Salomo meminta hati yang faham menimbang perkara.

Manusia terkadang terus mengejar pengetahuan, tetapi luput mengasah hati yang lembut; hati yang dapat membangun persahabatan tanpa perlu khawatir dengan kompetisi saling mengalahkan satu dengan yang lain. Pengetahuan, kompetensi tiada bermakna tanpa disertai hati yang berpaut kepada Tuhan. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, berikanlah kepada kami hati yang lembut sehingga kami tidak kehilangan kemanusiaan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 147:12-20; 1Raj. 3:5-14; Yoh. 8:12-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Poedjosekti

    Renungan ini memberikan kekuatan/pencerahan.
    Tuhan berkati pelayanan ini

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...