Tuhan Adalah Perisai Umatnya

Mazmur 28

Belum ada komentar 49 Views

TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku …. (Mzm. 28:7)

“Air susu dibalas air tuba.” Peribahasa ini biasa digunakan untuk menggambarkan kebaikan yang tidak selalu dihargai dan dibalas dengan kebaikan. Bahkan, kebaikan yang dilakukan dibalas dengan kejahatan. Hal ini tentu menjadi tantangan di dalam melakukan kebaikan; bisa menimbulkan kekecewaan dan luka hati, sehingga tidak mau lagi melakukan kebaikan.

Bagaimana mengatasi perlakuan dan dampak kebaikan yang tidak berbalas? Mari belajar dari pemazmur. Pemazmur mengalami penderitaan akibat perlakuan orang-orang yang berbuat jahat padanya. Ia pun menyikapi kejahatan itu dengan mendoakan para pelaku. Ia menyerahkan para pelaku kejahatan kepada Allah dan meminta Allah beperkara dengan mereka. Pemazmur yakin bahwa Tuhan mendengar doanya. Tuhan mendengar! Hal ini menenangkan dan menguatkan pemazmur sehingga ia bersaksi bahwa Tuhan adalah kekuatan dan perisainya.

Kebaikan yang kita lakukan tidak selalu dihargai. Bahkan, bisa jadi dibalas dengan tindakan yang menyakitkan. Akibatnya, kita menjadi terluka dan kapok untuk berbuat baik. Kita mungkin juga tergoda untuk membalas kejahatan itu dengan yang jahat. Pemazmur memberi opsi lain. Doakanlah mereka yang menyakiti kita. Percayalah Allah mendengar dan tidak akan tinggal diam. Tuhan telah menjadi perisai dan kekuatan bagi pemazmur. Ia juga adalah perisai dan kekuatan kita, umat-Nya. Ia melindungi dan menyelamatkan kita! [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, lindungilah kami dari orang-orang yang menyakiti kami, dan membalas kebaikan kami dengan kejahatan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 28; Yes. 59:9-19; 1Ptr. 2:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...