LIHATLAH KARYA ALLAH!

Ayub 39:1–30

Belum ada komentar 26 Views

Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)

Salah satu ungkapan yang umum tentang kehidupan adalah “Hidup adalah misteri.” Ungkapan ini hendak mengatakan bahwa ada banyak hal di dalam kehidupan ini yang tidak dapat kita pahami dengan baik. Kesulitan dan pergumulan bisa datang secara tiba-tiba, di tengah nyamannya kehidupan, sehingga menimbulkan begitu banyak pertanyaan.

Misteri kehidupan dihadapi Ayub. Ia hidup dalam ketaatan kepada Allah. Hidupnya tenteram, hingga penderitaan hebat datang dan melanda kehidupannya. Ia pun bergumul dengan situasi yang ia hadapi, dan berupaya mencari jawaban atas apa yang ia alami. Allah kemudian hadir dan menjawab Ayub. Salah satu jawaban yang Allah berikan kepada Ayub, yang dimuat dalam Ayub 39 adalah tentang ciptaan. Allah mengajak Ayub untuk melihat segala ciptaan, yang Allah ciptakan sedemikian rupa. Allah mengatakan bahwa Ia berkuasa atas alam semesta. Ia menciptakan dan membuat hewan-hewan dapat hidup secara alami. Ia membuat segala sesuatu dengan teratur dan tidak kacau.

Jawaban Allah kepada Ayub, juga tertuju pada kita. Allah ingin kita mengenal-Nya melalui karya-Nya dan memercayai- Nya. Kita tidak selalu dapat memahami hal-hal yang terjadi dan hadapi. Tetapi, lihatlah bagaimana Allah berkarya dalam kehidupan kita. Lihatlah bagaimana Ia menata kehidupan di alam semesta dengan begitu baik dan mencukupkan kebutuhan setiap ciptaan-Nya. Lihatlah karya Allah dan jadilah percaya! [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, mampukanlah kami untuk melihat dan memahami kuasa-Mu melalui karya-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:1-9, 24, 35b; Ayb. 39:1-30; Luk. 22:24-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...