Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah

Ayub 37:1-24

Belum ada komentar 62 Views

“… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b)

Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini yang berusaha diprediksi oleh manusia. Mulai dari ramalan cuaca hingga ramalan mengenai akhir dunia. Namun, tidak sedikit ramalan cuaca yang gagal memprediksi cuaca. Ramalan mengenai akhir dunia pun tidak ada yang terwujud. Ini menunjukkan bahwa sesungguhnya ada begitu banyak hal yang tidak dapat dikendalikan oleh manusia; sekaligus menegaskan bahwa hikmat manusia berbeda dengan hikmat Allah.

Ayub, yang berada di dalam penderitaan, diingatkan oleh Elihu mengenai hikmat Allah. Hikmat Allah tampak dalam cara- Nya mengendalikan cuaca dengan cara yang ajaib. Cuaca itu menolong manusia dan hewan dalam beraktivitas. Bagi Elihu, hal ini menunjukkan betapa luar biasanya Allah. Perkataan Elihu kepada Ayub sekaligus menyiapkan Ayub untuk mendengar jawaban Tuhan. Jawaban Tuhan kemudian menguatkan apa yang dikatakan Elihu, bahwa tidak ada satu pun manusia yang dapat menyamai hikmat Allah.

Perkataan Elihu mengajak kita untuk kembali menghayati kemuliaan dan kedaulatan Allah di alam semesta, yang tidak dapat dipahami oleh hikmat manusia. Allah dengan hikmat- Nya membentuk dunia ini. Oleh karena itu, di dalam menyikapi berbagai hal yang tidak terjelaskan di dunia ini, baiklah kita bergantung kepada Allah. Kita bergantung kepada Allah dengan senantiasa memohon hikmat-Nya, sehingga kita mampu menjalani kehidupan ini dengan misterinya. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, anugerahkanlah hikmat-Mu agar kami tahu bagaimana menjalani hidup. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:1-9, 24, 35b; Ayb. 37:1-24; Why. 17:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...