Belajar Dari Anak-Anak

Markus 10:2-16

Belum ada komentar 45 Views

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Mrk. 10:15)

“Kekanak-kanakan” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak dewasa. Istilah ini biasanya berkonotasi negatif. Mungkin kita pun menerapkan istilah ini kepada anak-anak. Kita menganggap anak-anak menjadi gangguan bagi orang dewasa karena perilaku mereka tidak sesuai menurut pemahaman orang dewasa.

Pandangan itulah tampaknya yang melatari tindakan para murid memarahi para orang tua yangmembawa anak-anak mereka kepada Yesus. Para murid memarahi para orang tua karena menganggap anak-anak akan mengganggu Yesus. Tetapi ternyata, Yesus justru meminta para murid untuk tidak menghalangi anak-anak datang kepada-Nya. Bahkan, Yesus menjadikan anak-anak sebagai model manusia yang menyambut Kerajaan Allah. Dalam diri anak-anak, ada kualitas baik yang patut ditiru oleh orang dewasa, yaitu kesediaan untuk belajar dan menerima hal baru. Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar, karena itu mereka mencari tahu dan mereka belajar.

Belajar merupakan salah satu tanda kerendahan hati. Kemauan belajar yang kuat dapat kita lihat pada anak-anak. Anak-anak, mau belajar, bahkan hal-hal yang tampak biasa. Bagaimana dengan kita? Apakah kita suka untuk belajar? Ambil contoh firman hari ini. Firman ini mungkin sudah sering kita dengar. Apakah kita masih antusias membaca, mendengar dan merenungkannya? Anak-anak mengajarkan kita untuk memiliki antusiasme untuk terus belajar, bahkan hal-hal yang tampak sudah biasa. Khususnya, antusiasme untuk mempelajari dan melakukan firman Tuhan. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Ya Allah, berikanlah kepada kami hati yang mau belajar seperti anak-anak. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 1:1, 2:1-10; Mzm. 26; Ibr. 1:1-4, 2:5-12; Mrk. 10:2-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...