Munafik Itu Hina

Matius 23:29-39

Belum ada komentar 62 Views

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh …. (Mat. 23:29)

Ada orang yang dipandang hina dan diasingkan karena keterbukaan dan kejujurannya mengakui kekurangan dan kesalahan. Namun, ada juga orang yang justru dipuja-puji, bukan karena ia lebih baik, tetapi karena kepandaiannya menyembunyikan aib dan dosa. Inilah realitas hidup yang sering terjadi.

Tentang kepandaian menyembunyikan aib dan dosa alias kemunafikan, ahli-ahli Taurat dan orang Farisi dalam Alkitab adalah jagonya. Mereka ini paham ajaran agama, bahkan mereka menjadi tempat bertanya. Karena keahlian itu, mereka kemudian merasa diri paling benar, paling suci, dan paling saleh. Mereka pandai menilai orang lain, tetapi tidak jujur menilai diri sendiri. Mereka membangun dan memperindah pusara para nabi yang dibunuh oleh leluhur mereka, tetapi mereka tidak memperbaiki hati mereka sendiri. Mereka merasa diri lebih benar dari leluhurnya, padahal kesalahan yang sama terus mereka lakukan. Yesus pun berkata kepada mereka: “Celakalah kamu,” sebab mereka terus hidup di dalam kepalsuan.

Cerita dan peringatan Yesus itu mestinya membuat kita mengapresiasi orang yang berani jujur mengakui kesalahan, dan mendukung mereka untuk berubah ke arah yang lebih baik. Demikian halnya dengan diri kita sendiri. Kita diingatkan bahwa munafik itu hina, sebab terus tinggal dalam kepalsuan. Soalnya bukan pada kesalahan kita tidak diketahui oleh orang lain, tetapi ketidakmampuan kita untuk jujur terhadap diri sendiri. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Kemunafikan akan mengawetkan kepalsuan, sedangkan kejujuran membawa kita pada kehidupan yang otentik di hadapan Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 1; Pkh. 1:1-18; Mat. 23:29-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Check dan Recheck
    Yohanes 7:40-52
    “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dilakukannya?” (Yohanes 7:51)...
  • Ungkapan Syukur: Memberi Yang Terbaik
    Keluaran 23:14-19
    Yang terbaik dari buah sulung tanahmu haruslah kaubawa ke Rumah TUHAN, Allahmu….(Keluaran 23:19a ) Urusan memberi persembahan tentu bukan...
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...