Dua Jalan

Mazmur 1

Belum ada komentar 41 Views

… sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. (Mzm. 1:6)

Seperti hari, ada terang dan gelap, demikian juga dengan hidup yang berlangsung di dalam kronos (waktu). Selalu ada dua sisi, positif dan negatif; baik dan buruk; benar dan salah. Dua sisi ini tidak bisa kita hilangkan. Dua sisi ini malahan memberi kita jalan dan pilihan. Jalan mana yang mesti kita tempuh?

Sang pemazmur dengan indah mendeskripsikan dua jalan itu. Ada jalan orang benar dan jalan orang fasik. Jalan orang benar adalah jalan kehidupan, sedangkan jalan orang fasik adalah jalan kebinasaan. Tuhan mengenal kedua jalan itu. Jalan orang benar ditandai oleh kesukaan terhadap Taurat, sedangkan orang fasik mencemoohnya. Padahal, Taurat Tuhan itu menjadi makanan bagi jiwa, sehingga orang benar dapat tumbuh seperti pohon di tepi aliran air. Mereka sehat, subur, dan berbuah lebat. Sedangkan jalan orang fasik sebaliknya. Mereka seperti sekam yang dengan mudah diterbangkan angin. Orang fasik tidak bisa bertahan dalam tantangan dan kesulitan. Mereka akan meninggalkan kebenaran dengan begitu gampang.

Kita yang mendaku diri sebagai orang Kristen belum tentu adalah orang benar. Sebaliknya, orang yang bukan Kristen belum tentu adalah orang fasik. Dua jalan itu terbuka bagi siapa saja. Jika kita menyukai firman Tuhan, merenungkan dan melakukannya; bertumbuh kuat dan bahagia karena ikut firman Tuhan, maka kita adalah orang benar. Namun, bila sebaliknya yang terjadi, maka kita harus bertobat supaya tidak tinggal dalam kefasikan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Beragama Kristen tidak memberikan jaminan bahwa kita adalah orang benar. Membaca dan melakukan firman Tuhan yang menandakannya.

Ayat Pendukung: Mzm. 1; Ams. 30:1-10; 1Kor. 2:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...