EFATA!

Markus 7:24-37

Belum ada komentar 329 Views

Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah! (Mrk. 7:34)

“Yesus Kristus Sang Penyembuh.” Ungkapan iman ini akrab dengan kita. Sebegitu akrabnya, sehingga kita abai merenungkannya secara mendalam. Malahan, kita cenderung membatasi karya penyembuhan Yesus itu hanya pada kesembuhan fisik. Padahal, karya penyembuhan Yesus bersifat holistik.

“Efata!” seru Yesus dengan menengadah ke langit setelah ia memasukan jarinya ke telinga, serta meludah dan meraba lidah orang yang tuli dan bisu. Orang yang tuli dan bisu itu pun sembuh. Dalam cerita sebelumnya, Yesus juga menyembuhkan anak dari seorang perempuan Siro-Fenesia. Perempuan berkebangsaan Yunani itu adalah bagian dari bangsa asing atau kafir. Demikian label yang diberikan terhadap orang non-Israel, di kala itu. Karena itulah, perempuan Siro-Fenesia itu diibaratkan seperti anjing. Namun, stigma tersebut tidak membuat ia mundur. Ia percaya Yesus bisa menyembuhkan anaknya. Sebab, Yesus datang bukan untuk kelompok tertentu saja, tetapi bagi semua orang. Yesus membuka sekat-sekat diskriminasi.

Efata! Yesus tidak hanya membuka sumbatan jasmani yang membuat telinga tuli dan mulut bisu, tetapi menghapus stigma dan membuka tembok-tembok pembatas yang memisahkan manusia. Ia menyembuhkan penyakit-penyakit sosial dan mengaruniakan kesembuhan holistik. Karena itu, sembari menengadah ke langit, kepada Tuhan Yesus Kristus, gereja juga mesti memandang sesama manusia dan melayani secara utuh. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Melayani secara holistik adalah cara terbaik menyaksikan iman akan Yesus Kristus sebagai sang penyembuh dan penerobos batas.

Ayat Pendukung: Ams. 22:1-2, 8-9, 22-23; Mzm. 125; Yak. 2:1-10, (11-13), 14-17; Mrk. 7:24-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...