Tuhan Tidak Peduli?

Markus 4:35-41

Belum ada komentar 210 Views

Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38)

Orang yang tidak peduli biasanya tidak acuh dan abai terhadap orang lain dan sekitarnya. Ia memikirkan dirinya sendiri, keinginan dan kesenangannya sendiri. Ia berpusat pada dirinya sendiri.

Tampaknya, begitulah yang dirasakan para murid terhadap Yesus. Ia dianggap tidak peduli jika mereka binasa. Bagaimana tidak, di saat para murid menghadapi topan dahsyat, yang membuat air di danau bergelombang dan masuk ke dalam perahu, Yesus malah tidur di buritan. Yesus seakan-akan tidak peduli dengan situasi yang terjadi maupun keadaan orang-orang yang seperahu dengan-Nya. Para murid lantas membangunkan Yesus, dan dengan rasa jengkel mereka berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” Benarkah Yesus tidak peduli? Sesungguhnya, ketidakpahaman murid-murid tentang siapa Yesuslah yang membuat mereka takut dan khawatir dengan situasi yang terjadi. Yesus ada di perahu bersama mereka. Sekiranya mereka sungguh mengenal siapa Dia, tentu mereka tidak takut. Tetapi, badai mengambil alih dan menguasai pikiran para murid daripada dikuasai iman kepada-Nya.

Kita mungkin merasakan hal yang sama seperti para murid. Keadaan sukar membuat kita bertanya apakah Tuhan tidak peduli jika kita binasa? Sebelum mengatakan Tuhan tidak peduli, mari kita periksa apakah kita telah mengenal-Nya dengan baik dan memercayai-Nya? Selama Dia ada bersama kita, percayalah kita akan selamat. Dia tidak akan membiarkan kita binasa. [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Kami percaya kasih-Mu yang besar tidak akan membiarkan kami binasa, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb. 38:1-11; Mzm. 107:1-3, 23-32;2Kor. 6:1-13; Mrk. 4:35-41
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...