Mengaku Dosa

Daniel 9:1-19

1 Komentar 220 Views

Maka aku memohon kepada TUHAN, Allahku, dan mengaku dosaku …. (Dan. 9:4)

Setiap hari Minggu, di dalam ibadah, kita mengaku dosa di hadapan Tuhan. Terkadang, pengakuan dosa itu menjadi rutinitas. Kata-kata doa kita aminkan karena telah diucapkan oleh pemimpin doa, atau telah tertulis dalam tata ibadah. Dosa yang diakui pun klise dan dianggap sebagai persoalan orang lain, bukan diri sendiri. Agar pengakuan dosa menjadi efektif, maka diperlukan kesadaran untuk mengakuinya dengan sungguh.

Daniel mengaku dosa kepada Tuhan. Dosa yang dilakukan bukan oleh dirinya sebagai pribadi, namun dosa bangsanya. Dalam pengakuan dosanya, Daniel tidak menganggap diri lebih suci atau benar dari bangsanya, atau dari pendahulunya. Melainkan, ia mengaku dosa sebagai bagian dari bangsa yang tidak taat kepada Tuhan, dan tidak mendengarkan apa yang disampaikan para nabi. Daniel berdoa mengaku dosa bagi bangsanya, sekaligus menempatkan diri sebagai bagian dari bangsa itu. Daniel berbela rasa dan merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Menempatkan diri sebagai bagian dari bangsa yang berdosa, membuat kita memiliki empati dan rasa tanggung jawab. Dengan demikian, pengakuan dosa bukan sekadar bagian dalam tata ibadah di hari Minggu, namun menjadi ungkapan kerendahan hati dan komitmen kita kepada Tuhan. Pengakuan dosa pun tidak hanya sebatas di hari Minggu, namun dalam keseharian, kita mengaku dosa kepada Tuhan. [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, kami memohon ampun atas dosa-dosa bangsa dan negara kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 4; Dan. 9:1-19; 1Yoh. 2:18-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Julius Leman Anggota Jemaat GKE Langkai di kota Palangka Raya .

    Syalom . TYM. ibu Pdt. Novita Sutanto. Sangat bagus dan memberikan bimbingan kepada kita sebagai orang atau umat yang percaya bahwa Jesus Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat kita . Amin.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memang Tuhan Allah Kurang Tinggi?
    Mazmur 99
    Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, sujudlah menyembah pada tumpuan kaki-Nya! Dialah yang kudus! (Mazmur 99:5) Si kecil Tina bertanya kepada...
  • Apa Yang Kita Cari?
    Yohanes 6:25-35
    Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu...
  • Pemberontakan Versus Kasih Setia
    Keluaran 33:1-6
    “Aku akan mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, … Kamu akan masuk ke negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu....
  • KEBENARAN: Jalan Yang Sempit
    Mazmur 97
    Hai orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan...
  • Menyambut Undangan Perjamuan
    Matius 22:1-14
    Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu. Karena itu, pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan...