Kesanggupan Kita Adalah Pekerjaan Allah

2 Korintus 3:4-11

Belum ada komentar 767 Views

Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah. (2Kor. 3:5)

Sebuah ungkapan bijak berkata, “Sukses mempunyai banyak orangtua; kegagalan adalah anak yatim piatu.” Ketika sesuatu berjalan sukses, banyak orang mengaku sudah ikut berjasa; bahwa sukses itu terjadi karena hasil pekerjaannya. Namun, dalam kegagalan hampir semua orang lepas tangan, tidak mau bertanggung jawab.

Paulus tidak begitu. Setiap keberhasilan yang diraihnya, menurutnya, bukan karena kekuatannya sendiri. Dia berkata, “Kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah.” Dalam Surat Korintus pertama, dia menulis, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan” (1Kor. 3:6-7). Paulus selalu menekankan campur tangan dan pertolongan Allah dalam tugasnya. Ini bukan berarti Paulus lari dari tanggung jawabnya sebagai rasul. Sebaliknya, dia ingin mengakui bahwa semua kesanggupan dan kekuatan dalam melakukan pekerjaannya sebagai rasul berasal dari Allah sendiri. Inilah sikap rendah hati yang mengakui kuasa dan pertolongan Allah dalam setiap pekerjaan.

Sehebat-hebatnya kita, jika bukan Allah yang memberi kita kekuatan, ketekunan, keberanian, maka kita tidak akan pernah mampu mengerjakan apa pun. Biarlah segala hormat hanya bagi Allah, sumber segala kekuatan kita. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Sebuah ungkapan berkata, “Do your best, and let God do the rest.” Lakukan yang terbaik, dan biarkan Allah melakukan sisanya.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:9-16; Yes. 43:8-13; 2Kor. 3:4-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...
  • Tahu atau Kenal?
    Yohanes 5:39-47
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi...
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...