Para Murid Mengingat Dan Percaya

Yohanes 2:13-22

Belum ada komentar 38 Views

… sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya … dan mereka pun percayalah …. (Yoh. 2:22)

Søren Kierkegaard, filsuf eksistensialis, pernah berkata, “Hidup hanya dapat dimengerti dengan melihat ke belakang, tapi kita harus menjalaninya ke depan.” Kita biasanya baru mengerti suatu peristiwa sesudah melewatinya. Ketika sedang menghadapinya kita merasa bingung, tak mengerti sama sekali.

Dalam peristiwa penyucian Bait Allah, Yesus marah besar kepada para pedagang binatang dan para penukar uang di sana. Ia membuat cambuk, lalu mengusir mereka dari Bait Allah. Tindakan-Nya itu membuat orang Yahudi marah dan menantang Dia. Ia menjawab mereka bahwa jika Bait Allah dirobohkan, Ia dapat membangunnya kembali dalam tiga hari. Baru sesudah peristiwa kebangkitan Yesus, para murid mengingat dan mengerti perkataan yang pernah diucapkan- Nya, bahwa Bait Allah yang Ia maksudkan dalam peristiwa itu ialah tubuh-Nya sendiri. Ia telah bangkit pada hari yang ketiga.

Penulis Injil Yohanes menekankan berulang kali supaya pembacanya mengenal Yesus sebagai Mesias dan “percaya pada-Nya.” Kisah penyucian Bait Allah, bukan sekadar menunjukkan kemarahan Yesus kepada para pedagang yang mengotori halaman Bait Allah. Kisah ini mau mengajak kita yang membacanya untuk bersikap seperti para murid. Kita juga diajak untuk mengingat semua yang pernah diucapkan dan dilakukan oleh Tuhan kita, dan percaya pada-Nya sebagai Mesias, Anak Allah! [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Masa lalu membentuk kita sekarang. Maka, masa kini harus menyiapkan kita untuk masa depan.

Ayat Pendukung: Kel. 20:1-17; Mzm. 19; 1Kor. 1:18-25; Yoh. 2:13-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...