Bencana Spiritual

Mazmur 46

Belum ada komentar 60 Views

“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!” (Mzm. 46:11)

Setelah wabah Covid-19, kita memasuki masa new normal; masa di mana nyaris segala sesuatu tidak lagi sama seperti dulu. Sebagian orang membuat pelesetan singkatan penunjuk masa BC (Before Christ) dan AC (After Christ) menjadi Before Corona dan After Corona. Situasi semacam itu membuat takut. Sebab, segala sesuatu serba baru dan serba tidak pasti. Tetapi, justru dalam situasi semacam inilah, pemazmur mengingatkan kita semua bahwa Allah adalah “tempat perlindungan dan kekuatan” kita. Ia sudah terbukti menjadi “penolong dalam kesesakan.” Bahwa “Tuhan semesta alam menyertai kita” karena Ia adalah “kota benteng kita.”

Sumber persoalan dalam kehidupan kita bisa saja beragam. Persoalan bisa muncul karena bencana alam, ketika “bumi berubah” dan “gunung-gunung goncang di dalam laut.” Ketika laut “ribut dan berbuih airnya” dan “gunung-gunung goyang oleh geloranya.” Persoalan bisa juga muncul karena bencana sosial, ketika “Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang.” Apa pun juga persoalan yang harus kita hadapi, Allah tetap adalah kota benteng tempat kita berlindung.

Bencana yang paling berbahaya dalam kehidupan kita, sesungguhnya bukan bencana alam atau bencana sosial itu sendiri, melainkan bencana spiritual. Bencana yang muncul ketika iman kita terguncang, bahkan hilang, ketika kita tidak bisa berdiam diri di dalam “kota benteng” kita, dan malah memilih untuk keluar darinya. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Ketika iman kita goyah dan kita tidak lagi berlindung di dalam Allah, itulah bencana yang sesungguhnya.

Ayat Pendukung: Mzm. 46; Kej. 45:25-46:7; Kis. 5:33-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...