Spektakuler

Nehemia 9:9-15

Belum ada komentar 109 Views

“Engkau melihat sengsara nenek moyang kami di Mesir dan mendengar teriakan mereka di tepi Laut Teberau.” (Neh. 9:9)

Suatu ketika saya mengupas sebuah salak. Sesudah dikupas, isinya menarik perhatian saya. Biasanya buah salah berisi tiga, paling banyak empat. Kali ini sangat mencolok mata. Isinya delapan, walau kecil-kecil. Sungguh spektakuler. Sang Pencipta sungguh luar biasa. Peristiwa yang menarik perhatian dan mencolok mata memang mudah tersimpan dalam memori kita.

Nabi Nehemia dan umat Israel memiliki ingatan kuat akan kejadian spektakuler pada masa lalu. Tuhan telah melakukan kebaikan serta menyelamatkan nenek moyang mereka, meskipun umat-Nya sering tidak taat dan melanggar perintah Tuhan. Hal ini menyadarkan Nehemia dan umat Israel datang mengaku dosa mereka dan kesalahan nenek moyang mereka. Dalam doa itu, mereka mengingat dan merenungkan kebaikan Tuhan serta mukjizat yang pernah dilakukan-Nya. Tuhan telah melihat sengsara nenek moyang mereka dan mendengar teriakan mereka. Tuhan menghilangkan lapar dengan memberi makanan. Tuhan melepaskan dahaga dengan memberi air. Perbuatan-Nya sungguh spektakuler.

Karya Tuhan nyata sampai saat ini. Namun, kita kadang tidak mampu melihat karya Tuhan yang spektakuler karena dibelenggu dosa dan kesalahan. Sadar atau tidak, kita sering melanggar perintah-Nya. Sepantasnya kita mengakui dosa serta kesalahan, sambil mengingat dan merenungkan semua kebaikan Tuhan. Sepatutnya kita mengakui segala kegagalan kita agar kasih karunia-Nya menyertai kita selama-lamanya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Pengakuan dosa dapat menjadi sebuah jembatan untuk mengingat dan merenungkan semua karya Tuhan yang spektakuler dalam hidup kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 77; Neh. 9:9-15; Rm. 14:13-15:2
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...
  • MENGASIHI SIAPA?
    Matius 22:34-46
    Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. … Kasihilah...