Detak Jantung ALLAH

Adventus 2019, Hari Pertama

Belum ada komentar 176 Views

“Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.” (Yoh. 13:23)

Seseorang yang telah mendengarkan detak jantung Allah tidak berbicara tentang kompleksitas kehidupan semesta, namun justru berbicara tentang simplisitas cinta ilahi di tengah seluruh kompleksitas tersebut. Ia akan mampu mendengarkan detak jantung ilahi itu, di dalam batin terdalam dan semesta terluas. Kebisingan dunia tidak akan meredam bunyi detak jantung Allah. Allah yang berinkarnasi sebagai manusia di dalam Yesus Kristus, membiarkan detak jantung-Nya didengar oleh mereka yang mencintai-Nya, dan menyandarkan kepala mereka di dada Yesus. Allah yang berinkarnasi lebih dalam lagi sebagai semesta di dalam Sang Sabda yang menyemesta, juga membiarkan detak jantung-Nya didengar oleh mereka yang menyatukan diri dengan kicau burung, suara daun-daun gugur, debur ombak lautan, serta kanak-kanak yang berteriak gembira karena layang-layang lusuh yang terbang ke angkasa. Kiranya ritme hidup Anda, yang tak jarang menampilkan “aritmia spiritual” itu, menyatu dengan detak jantung ilahi, hingga akhirnya berubah teratur, dan secara ajek memperdengarkan detak jantung cinta. Itu hanya mungkin terjadi jika Anda mengizinkan orang-orang di sekitar Anda, menyandarkan kepala penat mereka ke dada Anda. (Labirin Kehidupan 2, Bab 1: Detak Jantung Allah)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventushariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tradisi Versus Injil
    Markus 2:18-22
    Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal yang...
  • Memandang Allah
    Keluaran 24:9-11
    Tetapi, la tidak melayangkan tangan-Nya terhadap pemuka-pemuka Israel. Mereka memandang Allah, lalu makan dan minum. (Keluaran 24:11) Dalam beberapa...
  • Penyesalan Yang Tulus
    Mazmur 106:1-6, 19-23
    Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik. (Mazmur 106:6) Ada ungkapan bahwa...
  • Bahaya Betah Dengan Kekuasaan
    Yohanes 11:45-57
    Mulai hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. (Yohanes 11:53) Kekuasaan—lebih tepatnya, persoalan kepada siapa kekuasaan untuk memimpin dipercayakan...
  • Jangan Salah Jalan
    Ulangan 5:22-6:3
    Segenap jalan yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kamu jalani, supaya kamu hidup dan baik keadaanmu serta tinggal...